Sunday, October 20, 2013


Topologi jala

Topologi jala atau Topologi mesh adalah suatu bentuk hubungan antar perangkat dimana setiap perangkat terhubung secara langsung ke perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan. Akibatnya, dalam topologi mesh setiap perangkat dapat berkomunikasi langsung dengan perangkat yang dituju (dedicated links).
Dengan demikian maksimal banyaknya koneksi antar perangkat pada jaringan bertopologi mesh ini dapat dihitung yaitu sebanyak n(n-1)/2. Selain itu karena setiap perangkat dapat terhubung dengan perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan maka setiap perangkat harus memiliki sebanyak n-1 Port Input/Output (I/O ports).
Berdasarkan pemahaman di atas, dapat dicontohkan bahwa apabila sebanyak 5 (lima) komputer akan dihubungkan dalam bentuk topologi mesh maka agar seluruh koneksi antar komputer dapat berfungsi optimal, diperlukan kabel koneksi sebanyak 5(5-1)/2 = 10 kabel koneksi, dan masing-masing komputer harus memiliki port I/O sebanyak 5-1 = 4 port (lihat gambar).


Jenis – jenis Topologi mesh
1.       Topologi mesh sepenuhnya
(Full Mesh topology) :
yaitu setiap node di dalam jaringan langsung terhubung satu sama lain , sehingga tingkat redundansinya tinggi,  dan hal ini juga menyediakan tingkat toleransi kesalahan tertinggi.


1.       Topologi mesh sebagiannya
( Partial  Mesh Topology)  :
yaitu: beberapa node langsung terhubung dengan beberaa node lain dan tidak demikian ke beberap node lain  dalam jaringan,  sehingga terdapat beberap tingkat redundansi  dan menyediakan beberapa tingkat toleransi kesalahan.


Bahan dan Alat yang diperlukan dalam Topologi Mesh :
* node,  yaitu peralatan TIK yang menjadi anggota jaringan  misalnya seperti komputer PC, dan lain-lain
* media transmisi kabel seperti :
a.Kabel Twisted Pair
b.Kabel coaxial
c.Kabel Fiber Optic (FO) atau biasa disebut Serat Optik.

Topologi Mesh untuk jarak jauh selalu menggunakan FO,  karena berbagai keunggulannya seperti :
panjang segmen mencapai 2 KM,  kecepatan transmisi data cepat 200.000 MBps ,  dan bandwith mencapai 1000 GHz.   Tetapi  dibandingkan 2 jenis kabel lainnya biaya kabel,  konektor, kartu jaringan dan instalasinya sangat mahal. Kabel FO secara umum terbagi  atas dua jenis yaitu: Singlemode dan Multimode
* NIC Serat Optik ,   yaitu kartu jaringan   dalam fungsinya bersama kabel FO menghubungkan node yang satu dengan node yang lain.
* Konektor FO
* Router
yaitu bisa dibuat dari k
omputer PC yang difungsikan sebagai router atau menggunakan peralatan router khusus.  Komputer yang bisa dibuat menjadi router harus memenuhi  syarat seperti :  harus komputer Multihome ( memiliki  labih dari satu NIC),  menggunakan Operating System Jaringan jenis tertentu,  dan lain-lain.


Dengan bentuk hubungan seperti itu, topologi mesh memiliki beberapa kelebihan, yaitu:
  • Hubungan dedicated links menjamin data langsung dikirimkan ke komputer tujuan tanpa harus melalui komputer lainnya sehingga dapat lebih cepat karena satu link digunakan khusus untuk berkomunikasi dengan komputer yang dituju saja (tidak digunakan secara beramai-ramai/sharing).
  • Memiliki sifat Robust, yaitu Apabila terjadi gangguan pada koneksi komputer A dengan komputer B karena rusaknya kabel koneksi (links) antara A dan B, maka gangguan tersebut tidak akan memengaruhi koneksi komputer A dengan komputer lainnya.
  • Privacy dan security pada topologi mesh lebih terjamin, karena komunikasi yang terjadi antara dua komputer tidak akan dapat diakses oleh komputer lainnya.
  • Memudahkan proses identifikasi permasalahan pada saat terjadi kerusakan koneksi antar komputer.
Meskipun demikian, topologi mesh bukannya tanpa kekurangan. Beberapa kekurangan yang dapat dicatat yaitu:
  • Membutuhkan banyak kabel dan Port I/O. semakin banyak komputer di dalam topologi mesh maka diperlukan semakin banyak kabel links dan port I/O (lihat rumus penghitungan kebutuhan kabel dan Port).
  • Hal tersebut sekaligus juga mengindikasikan bahwa topologi jenis ini * Karena setiap komputer harus terkoneksi secara langsung dengan komputer lainnya maka instalasi dan konfigurasi menjadi lebih sulit.
  • Banyaknya kabel yang digunakan juga mengisyaratkan perlunya space yang memungkinkan di dalam ruangan tempat komputer-komputer tersebut berada.
Berdasarkan kelebihan dan kekurangannya, topologi mesh biasanya diimplementasikan pada komputer-komputer utama dimana masing-masing komputer utama tersebut membentuk jaringan tersendiri dengan topologi yang berbeda (hybrid network).

0 komentar:

Post a Comment

Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!